Posterous theme by Cory Watilo

#15hariNgeblogFF : Kamu manis, kataku | @WangiMS

Raisya mengambil gaun hitam dari lemari pakaiannya, yang baru saja ia beli seminggu yang lalu, khusus untuk acara hari ini.

Ia memasangkan gaun tersebut di tubuhnya dan kemudian berputar-putar di depan cermin seluruh tubuhnya. Ia merasa dirinya akan cantik saat benar-benar mengenakannya malam nanti. Pasti.

Ponsel di atas ranjang Raisya berbunyi, suara bbm masuk. Dari Andina, teman satu kelasnya.

Andina : Sya, ternyata dress code prom night malam nanti warna pink, bukan hitam.

Glek!
Hati Raisya mencelos, ia sudah membeli gaun tersebut dengan uang tabungannya dan ternyata ia tidak bisa menggunakannya !?

Raisya melempar gaun tersebut ke atas ranjang dengan kasar dan kemudian terkulai di lantai. Ia menghela nafas, memutar otaknya bagaimana caranya ia bisa mendapatkan gaun warna pink saat ini.

Sampai akhirnya, "Kaaaak Raniii, pinjem gaun fuchsia baru kakaaak..."

Raisya keluar dari kamarnya dan mencari kakaknya.

* * * *

Raisya keluar dari taxi yang membawanya ke hall tempat pesta prom berlangsung. Ia tampak berbeda ... Ya berbeda dibanding teman-temannya.

Ternyata, Andina, teman yang mengiriminya bbm telah membohonginya. Di saat teman-temannya menggunakan pakaian dan gaun-gaun hitam, ia nampak menonjol dengan gaun fuchsia pinjaman kakaknya.

Pipi Raisya memanas, ingin sekali ia kembali ke dalam taxi lalu pulang. Namun saat ia berbalik laki-laki itu, laki-laki yang ia harap menjadi pasangan promnya malam ini tidak sengaja melihatnya dan langsung menghampirinya.

"Raisya, kamuu..."

"Ya, aku salah kostum, Andina menipuku" kata Raisya sambil menggigit bibir bagian bawahnya. Ia baru sadar bahwa Andina memang ingin merebut laki-laki yang ada di depannya dari Raisya.

"Lalu?"

"Aku sebaiknya pulang dan tidak usah mengikuti pesta prom"

"Kamu seperti lolipop, Sya" kata laki-laki tersebut sambil tersenyum. Bukan senyuman menghina, lebih kepada menikmatinya.

"Maksudnya?"

"Kamu manis, kataku, seperti lolipop dan aku suka lolipop" kata laki-laki tersebut sambil mencolek hidung betet Raisya.

Mau tidak mau Raisya mengulum senyum, hatinya bahagia, ia tidak dianggap aneh.

Laki-laki itu menggandeng tangan Raisya masuk ke dalam gedung, sekelebatan Raisya melihat Andina di kerumunan teman-temannya yang menatap iri padanya.

Dalam hati Raisya berkata, "Andina, kamu tau? Aku manis, katanya"
-------------------------------------------
Sent from my Black Shiny Curve ^_^